Kamis, 22 Desember 2011

ALUR PELAYANAN PASIEN PADA INSTALASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT MITRA MASYARAKAT TIMIKA


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Rumah sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang sangat penting dalam upaya penigkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan utama kegiatan rumah sakit adalah melayani pasien dalam bentuk pelayanan kesehatan. Hal ini tentunya memacu para penyelenggara pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit secara serius berupaya meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan. Disatu sisi memberikan pelayanan yang bermutu yang dapat memuaskan pasien dan disisi lain rumah sakit sebagai institusi yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat yang merupakan salah satu contoh misi yang harus dijalankan oleh rumah sakit.
Rumah sakit adalah suatu organisasi yang bergerak di bidang jasa khususnya di bidang pelayanan kesehatan yang mempunyai fungsi sosial dan ekonomi. Rumah sakit juga merupakan salah satu jaringan pelayanan kesehatan yang penting, syarat dengan tugas, beban dan masalah. Rumah sakit sebagai salah satu sub system pelayanan kesehatan memberikan dua jenis pelayanan kepada masyarakat yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi, kegiatan pelayanan kesehatan suatu rumah sakit baik rumah sakit yang besar maupun kecil pada dasarnya sama yaitu menyelenggarakan instalasi rawat jalan, rawat inap, serta instalasi penunjang medik.
Sementara itu di zaman yang modern ini msyarakat khusunya pasien pada rumah sakit menuntut pelayan yang prima dari penyedia layanan jasa kesehatan. Pelayanan yang prima tidak hanya dilakukan oleh unit pelayanan medis saja tetapi juga unit pelayan non medis. 
Rumah sakit memberikan berbagi layanan kesehatan, salah satu layanan yang penting adalah rawat jalan karena pelayanan rawat jalan sangat dibutuhkan oleh pasien yang tidak memerlukan pelayanan rawat inap. Selain itu pelayanan rawat jalan juga ditujukan untuk keperluan rumah sakit itu sendiri sehingga kepuasan pasienpun selalu dapat terpenuhi, dan dalam hal pelayanan prima maupun peningkatan mutu pelayanan. Salah satu faktor terpenting adalah prosedur pelayanan yang berjalan dengan baik.
Prosedur merupakan bagian dari mutu pelayanan dan akreditasi rumah sakit  maka dengan adanya prosedur merupakan salah satu bentuk dari peningkatan mutu pelayanan dan pencapaian nilai akreditasi rumah sakit. Selain itu prosedur juga merupakan pedoman yang dapat member acuan bagi pola kerja yang terarah ( Sabarguna S. Boy, 2005:19 ). Pada pelayanan rawat jalan salah satu prosedur yang dapat berjalan dengan baik adalah alur pelayanan terhadap pasien.
Layanan kesehatan yang diberikan rumah sakit merupakan salah satu tugas dan kewajiban yang harus dijalankan, disamping itu pasien yang menerima layanan kesehatan juga harus melaksakan kewajibannya. Salah satu kewajiban yang harus dijalankan adalah mengenai administrasi yang telah ditentukan oleh rumah sakit, dan dalam pelaksanan kewajiban administrasi salah satunya dengan menggunakan asuransi untuk masyarakat miskin atau yang kurang mampu.

B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang maslah di atas, maka proposal penelitian ini disusn dengan rumusan masalah :
1.      Bagaimana alur pelayanan pasien pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika ?
2.      Bagaimana sistem dan prosedur pelayanan pasien yang telah ditetapkan di Rumah sakit Mitra Masyarakat Timika  ?

C.    Tujuan Penelitian 

            Adapun tujuan penelitian yang dilakukan , yaitu sebagai berikut :
1.      Tujuan Umum
a.       Mengetahui dan mengenal kegiatan yang ada pada bagian Instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
b.      Mempelajari tentang alur pelayanan pada Instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
2.      Tujuan Khusus
a.       Mengetahui dan memahami alur pelayanan pada Instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Mitra Masrakat Timika.
b.      Membantu Rumah Sakit Mitara Masyarakat Timika untuk memperbaiki kekurangan dan kesalahan dalam melaksanakan prosedur pelayanan pada instalasi rawat jalan.
c.       Mengetahui bentuk pelaksanan alur pelayanan pada instalasi rawat jalan di rumah sakit mitra masyarakat timika.

D.    Manfaat Penelitian

1.      Bagi Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika
a.       Menciptakan peluang kerja sama yang saling menguntungkan dan bermanfaat antara Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika dengan AMA Dharmala.
b.      Memberikan wawasan dan gambaran sekilas tentang Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
c.       Menambah kemampuan dari Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika dalam menjelaskan tentang pendidikan kesehatan kepada masyarakat.
2.      Bagi Lembaga ( AMA “Dharmala” )
a.       Terciptanya hubungan kerja sama antara kampus dengan Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
b.      Menghasilkan karya mahasiswa yang berkualitas dan memiliki kemampuan.
c.       Memberikan wawasan serta pengalaman bagi masiswa mahasiswi AMA Dahrmala.
3.      Bagi Mahasiswa
a.       Memperoleh pengalaman dan wawasan keilmuan yang lebih luas mengenai sistem pelayanan pada instalasi rawat jalan di rumah sakit.
b.      Mahasiswa dapat membandingkan antara aplikasi teori dengan praktek yang ada di lapangan.
c.       Mempraktekan secara langsung materi yang telah didapat dari bangku perkuliahan.
d.      Memenuhi salah satu syarat mata kuliah Metodologi Penelitian.

E.     Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah sebagai berikut :
1.      Subyek Penelitian
Penelitian dilakukan pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
2.      Sumber Data
Penulis telah mengumpulkan data dalam penelitian ini berasal dari dua sumber, yaitu:
a.       Sumber Data Primer
Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung melalui wawancara atau tanya jawab secara langsung dengan sumbernya ( Bawono Anton, 2006:29 ).
Data yang dikumpulkan meliputi data tentang alur pelayanan pasien pada instalasi rawat jalan dan sistem pendaftaran pasien rawat jalan. Data ini secara langsung diperoleh dari kepala bagian instalasi rawat jalan.
b.      Sumber Data Sekunder
Sumber data sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data , misalnya melalui orang atau dokumen ( Bawono Anton, 2009:29 ). Data yang dikumpulkan terdiri dari:
1.      Data yang diambil dari literatur buku profil Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.
2.      Data yag didapat dari Rumah sakit serta referensi yang diperlukan guna melengkapi data yang berhubungan dengan masalah yang dikaji.
c.       Tehnik Pengumpulan Data
Untuk tehnik pengumpulan data yang diperoleh, penulis menggunakan metode sebagai berikut :
a.       Observasi
Metode observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan atau pencatatan suatu objek dengan sistematika masalah yang diteliti (Soekidjo Notoadmodjo, 2005:93).
b.      Wawancara
Metode wawancara adalah suatu cara yang dilakukan untuk mendapatkan keterangan secara lisan dari seseorang atau responden dengan bercakap dan berhadapan muka  dengan responden (Soekidjo Notoadmodjo, 2005:102).
c.       Studi Pustaka
Merupakan metode pengumpulan data yang dilaksanakan dengan menggunakan buku tentang hal dalam penyusunan (Soekidjo Notoadmodjo, 2005:105).
d.      Metode Analisa
Metode analis adalah metode yang direncanakan dari dasar teoritis untuk menganalisis data. Data kualitatif yaitu data yang ditulis dengan menggunakan klasifikasi-klasifikasi seperti kata, kalimat, skema, bagan, dan gambar. Kemudian kesimpulan dengan menggunakan metode deduktif, yaitu penarikan kesimpulan untuk hal spesifikdari gejala umum (Kuncoro Mudrajad, 2003:89).

F.     Sistematika Penyajian

        Untuk mempermudah dalam penyajian proposal penelitian ini maka penulis membuat sistematika penyajian laporan, adapun sistematika penyajian laporan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN
        Bab ini berisi mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, metode penulisan, dan sistematika penyajian.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar